MUSEUM PUSAKA KARO SERPIHAN SEJARAH DI KOTA BERASTAGI Tak banyak orang yang mau mengumpulkan serpihan-serpihan sejarah. Namun tidak dengan Pastor Joosten Leonardus Edigius, beliau yang bukan berasal dari Indonesia dengan rela hati merintis sebuah museum. Museum Pusaka Karo namanya. Letaknya tepat di tengah Kota Berastagi. Museum ini berada di Jalan Perwira No 3, tepat di sebelah Tugu Perjuangan 45 Berastagi dan Pasar Buah. Belum lama berdiri, bangunan ini telah menjelaskan banyak sekali penjelasan tentang sejarah milik rakyat Karo. Bangunannya sendiri adalah bekas gereja Katolik Berastagi yang telah diserahkan oleh keuskupan Medan untuk dijadikan museum yang menyimpan benda-benda pusaka Karo. Museum Tampak Depan Awal perintisannya dimulai dengan keprihatinan akan museum Karo di Desa Raya yang tidak difungsikan secara maksimal pada tahun 70an. Seorang misionaris Belanda bernama Joosten Leonardus Edigius atau yang lebih dikenal sebagai Pastor Leo Joosten Ginting ...
Penulis: Tika Anggreni Foto: Teguh Irmansah Kabut yang menjadi pemandangan sehari-hari di Berastagi justru suasana yang dicari-cari. Kabut menunjukkan kesejukan kota kecil ini, tak heran banyak sekali orang tak bosan-bosannya mengunjunginya. Berastagi di Malam Hari Walau hujan abu vulkanik juga memberi dampak bagi Berastagi, kota ini tak serta merta kehilangan pesonanya. Udara Berastagi masih sama, hujan bulan Desember yang mengguyur dapat menyapu bersih sisa-sisa abu vulkanik dari Gunung Sinabung yang tengah erupsi. Berastagi terletak di dataran tinggi, Tanah Karo. Udara sejuk mulai terasa mulai dari perbatasan kabupaten Deli Serdang dan Tanah Karo. Jika udara dingin, daerah penatapan akan dipenuhi kabut tebal. Waktu yang tepat untuk berhenti sejenak di Penatapan. Secangkir kopi panas dan jagung rebus bisa menjadi penghangat sembari menatap pemandangan. Jika malam hari tiba, pemandangan dari atas penatapan menjadi lebih menarik, memandangi kota dengan ke...
Ekonomi syariah semakin hari semakin bersinar di seluruh negeri. Salah satunya mendapat cuan melalui investasi logam mulia berprinsip syariah. Penulis: Tika Anggreni Purba -- Investasi logam mulia berbasis syariah menjadi alternatif investasi masa kini. Sumber: Kompas.com Tidak bermuluk-muluk, semua orang pasti menginginkan keuntungan lebih untuk meningkatkan jumlah kekayaan yang dimiliki, karena itulah istilah investasi muncul. Nah, dari berbagai jenis investasi, salah satu investasi yang belakangan ini berkembang adalah investasi syariah. Hal ini merupakan kelanjutan dari pertumbuhan ekonomi syariah yang kelihatannya akan gemilang di masa depan. Perbedaan investasi biasa dengan investasi syariah tentu berada pada prinsip islami yang menaunginya. Dalam investasi syariah setiap orang yang berinvestasi tidak hanya memikirkan manfaat atau keuntungan untuk diri sendiri, namun juga untuk orang lain. Itulah sebabnya banyak orang yang kini memilih i...
Comments
Post a Comment